Showing posts with label Lifestyle. Show all posts
Showing posts with label Lifestyle. Show all posts

Friday, November 28, 2014

4 Efek Stres yang Perlu Diketahui Oleh Semua Orang


Haxor - Aspra
- Stres merupakan silent killer yang bisa membunuh kita pelan-pelan. Stres juga dapat mempercepat proses penuaan dan mempengaruhi kecantikan kulit maupun rambut.

Yang terburuk adalah Anda bahkan tidak menyadari efeknya. Rambut rontok bukan satu-satunya efek dari stres.
Stres dapat mempengaruhi kesehatan anda, seperti adanya resiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Tapi apa yang Anda mungkin tidak sadari adalah bahwa penelitian terbaru menunjukkan bahwa stres mempengaruhi hampir setiap sistem dalam tubuh, sering kali dalam cara yang tak terduga.

Berikut dampat negatif stres yang perlu anda perhatikan:
1. Otak menyusut

"Stres dapat mengubah otak anda dengan cara yang membuat anda lebih rentan terhadap depresi dan kecanduan," kata neuroscientist Tracy Bale, PhD, seperti dilansir laman Yahoo Health, Selasa (11/11).  
2. Merugikan bakteri usus  
Usus anda penuh dengan bakteri menguntungkan yang memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh anda dan membantu anda memetabolisme nutrisi. Jumlah bakteri dalam usus Anda adalah 10 kali lebih besar dari jumlah sel-sel dalam tubuh anda.
"Jika anda stres, saraf-saraf di usus anda langsung melepaskan neurotransmitter ke dalam lingkungan itu," kata Bale.
"Hal itu tentunya akan mengubah lingkungan dalam usus dan keragaman bakteri yang ada, sehingga spesies yang berbeda dapat datang dan menguras bakteri menguntungkan," jelas Bale.
Stres juga diyakini mempengaruhi fungsi penghalang dari dinding usus. Kondisi usus bocor disebut dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular dengan mendorong pembentukan plak di pembuluh darah.  
3. Memicu peradangan di seluruh tubuh  
Peradangan adalah reaksi normal sistem kekebalan tubuh anda untuk ancaman bagi tubuh, seperti infeksi. Tetapi stres juga memicu peradangan pada tingkat rendah di seluruh tubuh anda. Satu studi bahkan menemukan bahwa stres sehari-hari seperti perhitungan matematika dan berbicara di depan umum dapat menaikkan tanda peradangan dalam darah. Stres berkepanjangan melepaskan zat kimia inflamasi yang dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri anda dan resistensi insulin (faktor risiko untuk diabetes). Bahkan, tingkat rendah kronis peradangan telah dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan penyakit metabolik lainnya.

4. Menurunkan jumlah sperma 
Dibandingkan dengan laki-laki yang memiliki tingkat stres terendah, orang-orang yang memiliki tingkat stres tinggi memiliki jumlah sperma lebih rendah dan konsentrasi berkurang sperma dalam air mani mereka. Sperma laki-laki yang stres juga lebih mungkin untuk menjadi cacat atau kurang bergerak. Stres juga menurunkan kadar hormon seks testosteron dan hormon luteinizing, yang dapat menyebabkan perubahan sperma.

Bahaya Cerutu Atau Rokok Menurut Peneliti




 
Haxor - Aspra Mungkin sebagian besar perokok percaya, dengan menggunakan medium pipa rokok atau beralih mengkonsumsi cerutu, dapat mengamankan paru-paru mereka dari penyakit. Sayangnya, keyakinan itu tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, meski kadar nikotin dalam darah tidak sebanyak perokok biasa namun tidak mengurangi dampak negatifnya terhadap kesehatan paru-paru. Bahkan, penelitian menemukan bahwa perokok cerutu memiliki kadar zat beracun lebih banyak di dalam tubuh mereka dibandingkan non-perokok. Mereka juga memiliki konsentrasi karsinogen tertentu pada tingkat yang sama dengan perokok biasa.
"Cerutu mengakibatkan pengguna beresiko sama, yakni terkena kanker paru-paru dan kanker lainnya yang diakibatkan oleh nikotin," kata seorang ahli epidemiologi dari Office of Science di Food and Drug Administration (FDA), Dr. Jiping Chen, seperti dikutip dari Fox News, Senin (24/11). 
Menurut National Cancer Institute, bagian dari National Institutes of Health (NIH), cerutu menyebabkan kanker rongga mulut, serta kanker laring, esofagus dan paru-paru. Untuk setiap gram tembakau, ada penyebab kanker lainnya tar di cerutu dari pada rokok. Namun, lembaga ini mencatat bahwa perokok cerutu berada pada risiko lebih rendah menderita penyakit-penyakit seperti kanker paru-paru dan penyakit jantung daripada perokok nikotin. Karena jumlah perokok cerutu dua kali lipat antara tahun 2000 dan 2011, tim Dr. Chen memutuskan untuk mengeksplorasi betapa cerutu yang merugikan kesehatan manusia. Penulis penelitian menggunakan data National Health Nutrition and Examination Survey (NHANES) dari tahun 1999 hingga tahun 2012 untuk meneliti peserta studi yang menunjukkan paparan tembakau pada tubuh mereka. Analisis peneliti menunjukkan bahwa dibandingkan dengan non-perokok, perokok cerutu memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dari cotinine dan kadmium dalam darah mereka dan 1-butanol (NNAL) dalam urin mereka. Cotinine diproduksi setelah nikotin masuk ke dalam tubuh, dan ilmuwan menganggap senyawa pengukuran paling dapat diandalkan dari paparan tembakau. Kadmium telah dikaitkan dengan penyakit seperti penyakit ginjal, peradangan dan penyakit pernafasan, sedangkan NNAL merupakan karsinogen kuat. Konsentrasi karsinogen meningkat jika perokok cerutu memiliki sejarah rokok merokok, kelompok ini memiliki cotinine dan NNAL konsentrasi yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak pernah merokok. Para peneliti juga melihat bahwa mereka yang merokok cerutu setiap hari memiliki konsentrasi NNAL dalam urin mereka mirip dengan pengguna rokok setiap hari. "Hasil kami konsisten dengan bukti epidemiologi menunjukkan bahwa merokok cerutu sebagai penyebab penyakit dan kematian dini," tulis para peneliti.

Monday, March 31, 2014

Cara Mudah Maksimalkan Kemampuan Anak

Mengajari anak membaca (Foto: Google)  

ORANGTUA mana yang tidak ingin melihat anaknya berprestasi? Tentunya Anda akan mencari segala cara agar hal itu tergapai. Hanya saja, Anda cukup lakukan ini.

Berikut saran Prita Pratiwi S.Psi, M.Psi, Kepala Kantor Biro Psikologi Dwipayana, Bandung, sebagaimana dilansir Mom & Kiddie.

- Saat anak pulang sekolah atau moms pulang kerja, sebaiknya jangan langsung bertanya “PR kamu sudah dikerjakan atau belum?”, “Besok ada ulangan atau tidak?”, “Sudah belajar belum?”


- Setelah seharian anak tidak bertemu dengan orangtuanya, dia pasti merasa kangen. Ada keinginan untuk bercanda dan ngobrol dengan orangtuanya. Beri dia kesempatan untuk melampiaskan kerinduannya terlebih dulu. Tanyakan “Bagaimana di sekolah hari ini? Senang atau tidak? Ngapain saja?” Itu adalah pertanyaan terbuka yang bisa membantu anak mengekspresikan perasaannya. Anak akan merasa diperhatikan sehingga dia merasa nyaman dan akan lebih terbuka ketika ditanya mengenai PR dan sebagainya.

- Sebaiknya anak dibiasakan untuk membuat jadwal kegiatan sehari-hari (proporsional antara belajar, bermain, istirahat, kegiatan lainnya) secara mandiri. Orangtua bertindak sebagai fasilitator. Tidak banyak melakukan intervensi saat proses, melainkan mengajak diskusi pada akhir hari mengenai kesesuaian antara realisasi dengan rencana yang sudah dibuat. Hal-hal apa yang membuat rencana tersebut tidak berjalan lancar dan apa yang membuat berjalan lancar. Hal ini dilakukan sebagai dasar untuk membuat rencana berikutnya.

- Dalam hal belajar, anak jangan banyak dibantu. Minta anak untuk membuat pertanyaan dari bahan bacaan agar dia terbiasa melakukan identifikasi masalah.

- Minta anak membuat target pribadi dan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mencapainya. Evaluasi dilakukan untuk melihat kesesuaian antara penetapan target dan realisasi.

4 Penyebab Perut Buncit yang Tidak Pernah Anda Duga


Jika stir mobil menggeser perut Anda saat mengemudi, jangan salahkan pabrik mobil yang memproduksinya. Terimalah kenyataan bahwa Andalah yang bertanggung jawab terhadap kondisi tersebut.
penyebab perut buncit 4 Penyebab Perut Buncit yang Tidak Pernah Anda Duga4 Penyebab Perut Buncit yang Tidak Pernah Anda Duga
Dulu orang gemuk dianggap sebagai lambang kesejahteraan dan kemakmuran. Bahkan beberapa figur dalam sejarah seperti Napoleon Bonaparte, Alfred Hitchcock hingga Patih Gajah Mada digambarkan memiliki perut buncit untuk menambah kesan gentle pada figur mereka.
Tapi jaman sudah berubah. Sekarang perut buncit identik dengan penyakit dan pemicu beberapa kasus kematian di usia yang lebih muda. Ironisnya, perut buncit lebih mudah didapat ketimbang perut langsing dan rata.
Patut diakui bahwa untuk mengalahkan perut buncit, maka Anda harus mempelajarinya lebih dalam. Anda mungkin perlu menjawab beberapa pertanyaan berikut ini; Apa perut buncit itu? Apa yang ada di dalam perut buncit? Dan yang paling penting bagaimana cara mengecilkan perut buncit?

Lemak

Ini adalah faktor paling jelas mengapa seseorang memiliki perut buncit. Tapi kebanyakan orang tidak sadar bahwa perut buncit itu terdiri dari dua jenis lemak. Untuk menentukan jenisnya, Anda cukup menekannya dengan jari. Letakkan tangan Anda di perut dan tekan. Apakah rasanya lunak seperti marshmallow atau keras seperti wanita hamil?
Perut buncit yang lunak kebanyakan mengandung lemak yang disebut subcutaneous-lemak yang berada di bawah kulit atau di atas jaringan otot. Itulah alasan mengapa perut Anda terasa lunak. Sedangkan perut buncit yang keras biasanya terdiri dari lemak visceral, yaitu lemak yang berada di antara otot dan organ. “Sel lemak ini mendorong dinding abdominal ke arah luar,” terang Anthony Spataro, Ph.D, dari New Mexico Department of Health.
Dari sudut pandang kesehatan ada perbedaan antara kedua jenis lemak tersebut. Perut yang keras membuat Anda rentan terhadap penyakit kardiovaskuler dan penyakit dalam. Alasannya, lemak ini berada jauh di dalam sehingga mendorong organ internal sekaligus mengganggu sistem pencernaan dan sirkulasi darah normal.
Tapi lemak viceral lebih mudah hilang ketimbang lemak subcutaneous. “Ini menjelaskan mengapa pria lebih mudah menurunkan berat badan ketimbang wanita. Wanita cenderung menyimpan lemak subcutaneous,” tambah Spataro.
Satu hal yang perlu diingat, semua perut buncit-baik itu keras ataupun lunak-mengindikasikan bahwa Anda punya masalah dengan kolesterol dan berisiko terkena penyakit koroner. Mengapa? Kadar lemak yang terlalu tinggi dalam aliran darah mendorong liver untuk mengeluarkan LDL (lemak jahat). LDL dalam jumlah yang tinggi dapat memblokade aliran darah sehingga aliran darah menjadi tersumbat.
Untuk mencegah hal ini, Spataro punya tiga resep utama yaitu, memperbanyak makan sayur dan buah, latihan yang tepat dan disiplin menjalankannya.

Otot yang Lemah

Meregangkan otot sebelum olahraga memang penting-tapi jika Anda punya perut bucit maka ini pertanda bahwa perut Anda regang sepanjang waktu. Prosesnya seperti ini; ketika Anda duduk, lemak visceral yang berada di perut menekan keluar sehingga secara perlahan otot abdominal menjadi lemah.
Otot yang meregang ini kemudian kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan posisi perut pada bentuk aslinya. Dan seiring berjalannya waktu, otot tersebut terus meregang sehingga perut makin menonjol ke depan.
Otot perut sangat fleksibel. Ia akan kembali ke bentuk semula jika diberi cukup kesempatan. Makan lebih sering dalam porsi kecil tidak hanya mencegah otot perut meregang, tetapi juga membuatnya lebih kuat.
Melatih otot perut merupakan hal wajib yang perlu Anda lakukan. Ada berbagai latihan otot perut yang bisa Anda coba seperti crunch, plank, leg raise dan masih banyak lagi. Jenis latihan ini akan membantu Anda mendapatkan otot perut yang kuat sekaligus membakar kalori lebih banyak.

Hamstring yang Tegang

Bagaimana mungkin otot di belakang paha bisa membuat perut buncit? Kontribusinya mungkin tidak secara langsung. “Ketika hamstring tegang, tubuh menjadi sulit disangga dan sulit tegak,” terang Spataro.
Punggung bagian bawah harus bekerja lebih keras agar Anda tetap berdiri tegap. Kerja lebih berarti tekanan juga lebih, sehingga membuat otot punggung bawah cepat lelah. Ketika otot bagian tengah melemah maka tubuh mulai gampang limbung dan perut lebih mudah membuncit.
Ketegangan hamstring biasanya terjadi akibat dua hal, yaitu olahraga dan tidak olahraga. Ini bukan buah simalakama. Jika Anda melakukan pekerjaan di tempat duduk, hamstring Anda akan cenderung tegang. Posisi duduk dengan kaki ditekuk akan membuat hamstring selalu berada dalam posisi memendek sehingga membuatnya kaku.
Untuk mencegah ketegangan hamstring, luangkan waktu untuk peregangan setiap 20 menit dari posisi duduk Anda. Contohnya: Duduklah di lantai dengan kaki lurus ke depan. Pertahankan punggung tegak dan perlahan condongkan tubuh ke depan sampai kedua tangan menentuh jari kaki. Anda harus merasakan peregangan yang nyaman di bagian belakang paha. Tahan beberapa detik, kembali ke posisi semula dan ulangi 5-8 repetisi.

Tulang Belakang Menyusut

Ini adalah alasan terakhir mengapa perut Anda buncit. Ada percobaan sederhana yang bisa Anda coba. Ambil posisi merangkak dengan bertumpu pada kedua tangan lutut. Dengan posisi ini Anda akan mengira perut Anda menggantung ke bawah dan kelihatan lebih besar. Padahal perut Anda malah terlihat lebih rata . Gravitasi menarik perut Anda secara merata sehingga tersebar di sepanajng bagian tubuh Anda.
Sayangnya, Anda tidak bisa berangkat ke kantor dengan posisi seperti ini. “Tubuh kita tidak dirancang untuk berjalan menggunakan empat kaki,” kata ahli anatomi Leonard Hayflick dari University of San Francisco School of Medicine.
“Semakin tua tulang belakang kita semakin mengerut dan semakin kecil. Tapi semua jaringan lemak di sekitarnya tetap. Hasilnya seperti jaket berukuran XL dipakai orang berukuran S,” tambah Hayflick.

4 Alasan Perempuan Pura-pura Mencapai Orgasme

http://suara.com/media/2014/03/Orgasme.jpg

 Fakta bahwa perempuan sering pura-pura mencapai orgasme dalam hubungan seksual sudah luas diketahui. Tetapi alasan di balik perilaku itu masih banyak menjadi misteri.
Bagi mereka yang negatif, perilaku memalsukan orgasme itu dianggap sebagai bentuk tunduk kepada lelaki dan kebutuhan mereka.
Tetapi sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Archives, berjudul “The Faking Orgasme Scale for Women: Psychometric Properties” menunjukkan bahwa ada empat alasan perempuan berpura-pura orgasme.
Uniknya, salah satu alasan perilaku itu adalah karena perempuan justru ingin pengalaman seksual mereka lebih kaya dan menyenangkan.
Dalam penelitian itu para peneliti dari Temple University dan Kenyon College melakukan survei terhadap 481 perempuan heteroseksual berusia rata-rata 20 tahun. Mereka diminta menyebut alasan mengapa memutuskan untuk berpura-pura orgasme saat berhubungan seksual.
Hasil penelitian itu mengungkap ada empat alasan utama perempuan berpura-pura orgasme.
1. Menghargai perasaan pasangan (altruistic deceit).
2. Takut dan tidak nyaman: berpura-pura orgasme untuk menghindari perasaan negatif terkait pengalaman seksual.
3. Berusaha meningkatkan pengalaman seksual diri sendiri dengan pura-pura orgasme.
4. Berpura-pura orgasme agar hubungan seksual segera berakhir (sexual adjourment)
Alasan ketiga sangat menarik perhatian peneliti karena itu adalah satu-satunya alasan yang benar-benar demi kepentingan perempuan sendiri, artinya demi memperkaya pengalaman seksual perempuan. Perempuan dalam hal ini tidak menjadi korban.
“Ini untuk pertama kalinya kami menemukan bukti yang cukup banyak yang menunjukkan bahwa perempuan berpura-pura orgasme demi alasan yang lebih egois,” kata Erin Cooper, yang terlibat dalam penelitian itu. (Huffington Post)


Trik And Tips , Gaya Hidup , Berita , Zona Dewasa , Zodiak

Posting Lama ►
 

Donate

Copyright 2013 Haxor - Aspra: Lifestyle Template by CB Blogger Template. Powered by Blogger